Sebelum mulai investasi, satu hal yang lebih penting harus disiapkan terlebih dahulu: dana darurat.
Apa itu Dana Darurat?
Dana yang khusus disisihkan untuk pengeluaran tak terduga — sakit, PHK, kerusakan kendaraan — tanpa harus mencairkan investasi jangka panjang.
Berapa Jumlah yang Ideal?
Single, tidak punya tanggungan: 3–4x pengeluaran bulanan
Menikah, belum punya anak: 6x pengeluaran bulanan
Berkeluarga dengan anak: 9–12x pengeluaran bulanan
Pengusaha/freelancer: 12x pengeluaran bulanan (pendapatan tidak tetap)
Di Mana Menyimpan Dana Darurat?
Dana darurat harus:
Mudah dicairkan (likuid)
Tidak berisiko turun nilai
Bukan untuk keuntungan besar
Pilihan terbaik:
Tabungan bank — Paling mudah diakses
Deposito tenor pendek (1–3 bulan) — Bunga sedikit lebih tinggi
Reksa dana pasar uang — Return lebih baik, bisa dicairkan T+1
Cara Membangun Dana Darurat dari Nol
Target dahulu 1 bulan pengeluaran
Sisihkan 20–30% pendapatan tiap bulan
Naikkan target bertahap
Jangan sentuh kecuali benar-benar darurat